Content View Hits : 139111

 Kampus Kampungkali

 

We have guests online

VISI, MISI DAN CORE VALUE

DIREKTORAT SEKOLAH THERESIANA YAYASAN BERNARDUS

  1. Latar Belakang

Awal mula: Sekolah Theresiana adalah Karya Misi dari Rm Beekman, SJ di Gereja St. Fransiskus Xaerius Kebon Dalem. Perhatian Rm Beekman, SJ terhadap anak-anak Thionghoa keturunan yang berbahasa China mendorong beliau untuk mendirikan TK khusus bagi warga keturunan. TK itu diserahkan kepada Rm Chang peng Tu, Pr untuk dikelola dan dikembangkan.

Selanjutnya: Rm Chang menekuni pastoral pendidikan mulai dari pendidikan pertama-tama untuk anak-anak keturunan Thionghoa. Namun karya itu berkembang, tidak hanya pendidikan dasar dan menengah umum tetapi merambah juga ke sekolah kejuruan dengan 2 bidang pilihan, yaitu kesehatan dan pertanian. Karya itu berkembang, mulai dari kota Semarang sampai ke kabupaten Semarang, Kendal dan Salatiga. Hingga sekarang, karya pelayanan pendidikan itu berkembang ke pendidikan tinggi.

  1. Visi dan Misi.

a. Sejak tahun 2010 mulai dirumuskan visi misi Direktorat Sekolah Theresiana. Nampaknya, visi misi tersebut perlu untuk ditinjau kembali. Ketika diadakan evaluasi, ternyata visi dan misi tersebut belum menjadi acuan dalam pelayanan pendidikan dan pembentukan karakter bagi peserta didik.

b. Sebagai sebuah Lembaga Pendidikan Katolik yang berlindung pada Santa Theresia Liseux, sangat diperlukan pembakuan nilai-nilai dasar (core value) yang akan dikembangkan dan dihidupi sebagai pendukung pelaksanaan visi dan misi.

c. Rekomendasi dari Tim DED yang mengadakan assesment di TK dan SD tentang: pembangunan tim (team building) agar tercipta kesepahaman tentang organisasi dan manfaat organisasi bagi pribadi, keluarga dan masyarakat.

d. Untuk itu kita perlu membakukan core value dan meninjau kembali visi dan misi supaya sejalan dengan core value.

  1. Bahan-bahan yang digunakan untuk menyusun dan merevisi:

a. Semangat Pendiri: Rm. Simon Beekman, SJ dan dilanjutkan oleh Rm Chang Peng Tu.

b. Semangat pelindung yaitu Santa Theresia Lissieux.

c. Rumusan jati diri dan citra diri Yayasan Bernardus sekolah Theresiana, yang dibuat pada masa romo H. Notosusilo, Pr.

d. Rumusan visi dan misi tahun 2010 beserta penjelasannya.

e. Dokumen-dokumen resmi Gereja (Lumen Gentium, Gravissimum Educationis, Sekolah Katolik, Dimensi Religius pendidikan di Sekolah Katolik, Surat Gembala KWI tentang Pendidikan).

f. Arah Dasar Keuskupan Agung Semarang 2011-2015

g. Tantangan zaman: konsumerisme dan dunia digital

  1. Visi Direktorat Sekolah Theresiana Yayasan Bernardus

Memuliakan Tuhan dengan menghadirkan pelayanan pendidikan umum, kesehatan dan pertanian yang berdampak, berkualitas dan berkarakter.

Visi adalah cita-cita. “Memuliakan Tuhan dengan menghadirkan pelayanan pendidikan” merupakan cita-cita yang dirintis oleh Rm Simon Beekman, SJ pendahulu kita. Alasan dasar Rm. Beekman, SJ mendirikan Sekolah (TK) tidak bisa dipisahkan dari karya misi pelayanannya di Gereja Kebon Dalem. Untuk karya pastoral parokial beliau mengambil pelindung Santo Fransiskus Asisi, sedangkan untuk karya pastoral pendidikan beliau mengambil pelindung misi, Santa Theresia Lisieux. Maka didirikanlah TK Theresiana, yang kemudian diserahkan kepada Rm Chang Peng Tu, Pr untuk dikembangkan. Itulah tujuan awal dari karya pelayanan pendidikan Theresiana.

Bentuk dari karya pelayanannya adalah: “pelayanan pendidikan umum, kesehatan dan pertanian”. Rm Chang yang merintis dan mengembangkan karya pelayanan pendidikan (sekolah) mulai dari TK, SD, SMA dan SMK. Pendidikan umum menjadi perhatian namun pendidikan kejuruan tidak dianak-tirikan. Bahkan sekarang berkembang ke pendidikan tinggi (akademi).

Karya pendidikan tersebut harus dikembangkan agar tetap relevan pada zaman sekarang. Maka kami bercita-cita untuk membentuk karya pendidikan (sekolah) yang berdampak, berkualitas dan berkarakter.

1. Berdampak artinya mempunyai pengaruh, memberi sumbangan signifikan dan memberi arti pada peserta didik, orang tua, Gereja dan masyarakat baik secara jasmani ataupun rohani. Masing-masing unit sekolah harus merumuskan dengan jelas kedalaman dan keluasan dampak (pengaruh) yang ingin dicapai.

2. Berkualitas artinya karya pelayanan pendidikan kita harus menghasilkan peserta didik yang unggul baik secara akademis maupun ketrampilan. Kualitas yang unggul kita persembahkan kepada Tuhan dan masyarakat. Masing-masing unit sekolah harus menentukan keunggulan dari sekolahnya, terutama dalam bidang akademis. Indikator dan kriteria dari kualitas yang unggul itu harus jelas dan terinci.

3. Berkarakter artinya sekolah harus mencetak pribadi-pribadi yang berkarakter Kristiani karena lembaga kita sekolah Katolik. Karakter dasar yang ingin dibentuk adalah sukacita, disiplin, jujur dan peduli. Nilai-nilai itu yang menjadi karakter lembaga kita. Tentu saja masih bisa ditambah dengan nilai-nilai Kristiani yang lain

  1. Misi Direktorat sekolah Theresiana Yayasan Bernardus:

1. Mengembangkan komunitas pendidikan Katolik yang berkualitas dan unit usaha yang produktif sebagai pendukungnya.

2. Membentuk dan menerapkan kurikulum pendidikan yang berwawasan budaya, kesehatan dan pertanian.

3. Membentuk peserta didik yang cerdas dan berkarakter Kristiani (penuh sukacita, disiplin, jujur dan peduli).

4. Membentuk dan menerapkan tata kelola SDM yang humanis, efektif dan terintegrasi.

5. Mengelola asset secara optimal untuk mendukung tercapainya pelayanan pendidikan.

Catatan: Misi adalah tugas yang akan kita kerjakan agar tercapai cita-cita (visi) kita. Ada 5 tugas yang harus kita kerjakan yaitu:

1. Tugas pertama adalah membangun komunitas pendidikan Katolik, bukan sosietas ataupun perkumpulan. Dalam komunitas itu dikembangkan keutamaan-keutamaan kristiani. Disamping itu kita bercita-cita untuk mengembangkan unit usaha yang bisa mendukung komunitas sekolah.

2. Dalam komunitas pendidikan Katolik itu diolah dan dikembangkan kurikulum. Ada 3 prioritas pengembangan kurikulum yaitu: kurikulum berwawasan budaya, kesehatan dan pertanian. 3 prioritas ini dikembangkan pada setiap unit sesuai dengan situasi dan kondisi unit.

3. Tujuan dari pastoral pendidikan yang dikembangkan adalah untuk membentuk peserta didik yang cerdas dan berkarakter Kristiani. Karakter yang ingin dibentuk pada peserta didik sesuai dengan core value dari Direktorat, yaitu pibadi yang penuh sukacita, disiplin, jujur dan peduli. Karakter ini dibangun baik melalui pelajaran formal, kegiatan ekstra kurikuler atau kegiatan-kegiatan yang lain.

4. Pada bidang Sumber Daya Manusia, kegiatan yang harus dijalankan adalah membentuk dan menerapkan tata kelola SDM yang humanis, efektif dan terintegrasi.

5. Kegiatan penting yang tidak boleh dilupakan adalah mengelola asset secara optimal untuk mendukung tercapainya pelayanan pendidikan. Pengelolaan asset dan pemanfaatan untuk mendukung pelayanan pendidikan harus dilakukan secara kreatif dan bertanggung jawab.

6. Motto : Menuju Theresiana Baru 2020

7. Core Value

Core Value adalah nilai-nilai dasar yang dikembangkan untuk menentukan identitas dari sebuah lembaga. Nilai-nilai di bawab ini menjadi sumber, hati atau pegangan di dalam kerja dan pelayanan kita di Theresiana. Nilai-nilai tersebut yang dari saat ke saat kita hidupi dan kita kembangkan dalam komunitas pendidikan kita. Nilai-nilai itu pula juga yang harus ditransfer kepada peserta didik yang dipercayakan pada kita. Harapannya, nilai-nilai ini akan menjadi karakter dari Theresiana dan alumninya.

Nilai Dasar

Lingkup Definisi Nilai

Sukacita

· Kepercayaan dan penyerahan diri pada kuasa Allah (St Theresia)

· Sukacita dalam hidup

· Penuh syukur

· Kesabaran – ketabahan – tahan uji

· Kesungguhan dalam kerja dan pelayanan.

· Penuh pengharapan, pantang menyerah

· Kreatif mengembangkan diri – terbuka terhadap perubahan

· Positif thinking, positif speaking, postitif action (3P)

· Kebahagiaan

Disiplin

· Setia dalam hal-hal kecil – (St Theresia)

· Ketaatan – kedisiplinan (St. Theresia)

· Ketelitian

· Ketekunan

· Kemandirian

· Konsistensi

· Komitmen

Jujur

· Berani bicara sesuai dengan realita

· Bertindak sesuai dengan ucapan (memberi teladan)

· Terbuka memberi dan menerima masukan

· Keterbukaan - transparansi

· Tanggung jawab

· Transparansi dalam arti moral (tidak bohong, mencuri, korupsi, manipulasi dst)

Peduli

· Cinta kasih, ngopeni, nresnani dan nggemateni (3 N) – Panggilanku adalah mencintai. (St. Theresia)

· Semangat melayani, kerelaan untuk berkorban ( St. Theresia)

· Kerendahan hati, menghargai sesama untuk membangun persaudaraan – suasana kondusif (St. Theresia)

· Kesederhanaan (St. Theresia)

· Kepekaan terhadap kebutuhan sesama terutama yang lemah dan miskin

· Kemauan untuk berbagi

· Menciptakan keadilan

· Kepedulian terhadap lingkungan hidup