Content View Hits : 144122

 

 

 

 

 

 

We have guests online

Mencari Yang Sesat: Renungan edisi 6 Desember 2016

PDFPrintEmail
06DECEMBER_SHORT2016
Written by
User Rating: / 0
PoorBest 

"Bapamu tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang." (Mat 18:12-14)

Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana pendapatmu? Jika seseorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang 99 ekor di pegunungan, lalu pergi mencari yang sesat itu? Dan Aku berkata kepadamu: Sungguh, jika ia berhasil menemukannya, lebih besarlah kegembiraannya atas yang seekor itu daripada atas yang sembilan puluh sembilan ekor yang tidak sesat.

Demikian pula Bapamu yang di surga tidak menghendaki seorang pun dari anak-anak ini hilang.”

Renungan

Allah mencipta manusia dan sekaligus ingin menyelamatkan mereka. Allah berkehendak untuk menyelamatkan semua manusia yang telah diciptakan-Nya. Semua itu artinya tanpa kecuali. Orang baik diselamatkan, orang jahat pun dipanggil juga pada keselamatan.

Sang gembala memiliki 100 ekor domba, yang seekor tersesat. 99 ekor adalah jumlah yang tidak genap. Kurang seekor domba agar menjadi genap 100 ekor. Seekor domba tersesat. Sang gembala peduli mencari domba yang sesat. Dicari sampai ketemu. Dan saat ketemu, meluap kegembiraannya, melebihi kegembiraan yang 99 ekor.

Mengapa demikian? Karena, yang seekor sangat berarti untuk menjadikan bilangan domba sang gembala genap 100 ekor. Jika kurang seekor, maka tidak ada bilangan 100 ekor.

Kita dipanggil untuk mencari yang sesat, agar bilangan kita menjadi genap. Maukah kita menjalankan tugas itu? Marilah kita berperan dalam penyelamatan Allah agar menjadi lengkap dan penuh.

Image: http://www.lalucedimaria.it/wp-content/uploads/2016/06/riscatto.jpg


Older news items: